Vaksinasi sebelum menikah bukan hanya dianjurkan untuk calon pengantin wanita.
Calon pengantin pria juga disarankan mendapatkan beberapa vaksin sebelum menikah, yaitu tetanus (TT/Tdap), Hepatitis B, MMR, dan HPV.
Selain melindungi diri sendiri, vaksin-vaksin ini juga membantu mengurangi risiko penularan penyakit kepada pasangan maupun calon anak di kemudian hari.
Menurut dr. Patricia Vina Suriani, dokter di Klinik Vaxine Care, “Banyak orang mengira vaksin tetanus hanya sebagai syarat administrasi pernikahan. Padahal, manfaat utamanya adalah melindungi tubuh dari infeksi tetanus yang bisa terjadi jika seseorang mengalami luka.”
Hal ini berlaku baik untuk pria maupun wanita, karena risiko mengalami luka dan terpapar bakteri tetanus tidak bergantung pada jenis kelamin.
Kenapa Pria Juga Perlu Vaksin Sebelum Menikah?
Banyak orang mengira vaksin sebelum menikah hanya penting untuk calon pengantin wanita.
Padahal, beberapa penyakit yang dicegah melalui vaksin juga bisa menyerang pria dan menular melalui kontak fisik maupun hubungan seksual.
Itulah sebabnya vaksinasi sebelum menikah juga dianjurkan bagi pria untuk melindungi diri sendiri sekaligus membantu mengurangi risiko penularan kepada pasangan.
Apa Saja Vaksin Sebelum Menikah yang Perlu Dilakukan Pria?
1. Suntik Tetanus (TT)
Vaksin tetanus sering dianggap hanya diperlukan oleh calon pengantin wanita.
Padahal, calon pengantin pria juga dianjurkan mendapat vaksin ini sebagai perlindungan dari infeksi tetanus yang bisa terjadi akibat luka.
Di Vaxine Care, vaksin tersedia dalam bentuk booster Tdap satu kali suntikan. Informasi mengenai jadwal, biaya, dan penjelasan lengkapnya dapat Anda baca di artikel Suntik Tetanus Sebelum Menikah.
2. Vaksin Hepatitis B
Idealnya diberikan sekitar 6 bulan sebelum menikah. Hepatitis B dapat menular melalui hubungan seksual maupun penggunaan barang pribadi secara bersama.
Vaksin ini penting, terutama bagi pasangan yang berencana memiliki anak, karena ibu yang terinfeksi Hepatitis B berisiko menularkan virus kepada bayi saat persalinan.
3. Vaksin MMR
Idealnya diberikan sekitar 4 bulan sebelum menikah. Vaksin MMR membantu melindungi dari campak, gondongan, dan rubella, yaitu penyakit yang dapat menular melalui kontak erat.
Perlindungan terhadap rubella sangat penting karena jika ibu hamil terinfeksi, kondisi ini dapat meningkatkan risiko terjadinya kelainan bawaan pada bayi.
4. Vaksin HPV
Vaksin HPV membantu melindungi dari infeksi HPV yang berkaitan dengan berbagai penyakit, termasuk kanker serviks pada wanita.
Vaksin diberikan dalam 3 dosis, yaitu pada bulan ke-0, ke-2, dan ke-6. Informasi lebih lengkap mengenai dosis dan harga Vaksin HPV Nonavalen Gardasil 9 dapat dilihat pada halaman produknya.
Vaksin HPV untuk Pria, Sampai Umur Berapa?
Pria yang belum pernah menerima vaksin HPV masih dianjurkan untuk mendapatkannya hingga usia 26 tahun.
Sementara itu, pada usia 27–45 tahun, vaksin HPV masih dapat dipertimbangkan setelah berkonsultasi dengan dokter untuk menilai manfaatnya sesuai kondisi masing-masing.
Menurut dr. Patricia Vina Suriani, “Vaksin HPV paling baik diberikan sebelum seseorang aktif secara seksual. Namun, pria yang belum pernah divaksin masih dianjurkan mendapat vaksin hingga usia 26 tahun. Pada usia 27 sampai 45 tahun, vaksin masih bisa dipertimbangkan setelah berdiskusi dengan dokter mengenai manfaat yang mungkin masih diperoleh.”
Jadi, jika Anda baru berencana menikah setelah usia 26 tahun, bukan berarti sudah terlambat untuk mendapatkan vaksin HPV.
Keputusan pemberian vaksin tetap bergantung pada hasil konsultasi dengan dokter, yang akan mempertimbangkan manfaat vaksin sesuai usia, riwayat kesehatan, dan faktor risiko masing-masing.
Apakah Wajib Suntik TT untuk Pria Sebelum Menikah?
Suntik TT tidak menjadi syarat administrasi pernikahan bagi calon pengantin pria, seperti halnya pada calon pengantin wanita.
Namun, vaksin ini tetap dianjurkan sebagai perlindungan dari infeksi tetanus jika suatu saat terjadi luka.
Anda juga tidak perlu menjalani tes antibodi sebelum vaksinasi.
Dalam banyak kasus, dokter akan langsung menyarankan melengkapi vaksin yang diperlukan karena cara ini lebih praktis dan tetap aman, terutama jika riwayat imunisasi masa kecil sudah tidak diketahui atau catatannya tidak lagi tersedia.
Jika ingin mengetahui informasi lebih lengkap mengenai jadwal vaksinasi, biaya, serta siapa saja yang dianjurkan mendapat vaksin tetanus sebelum menikah, Anda dapat membacanya di artikel Suntik Tetanus Sebelum Menikah.
Berapa Biaya Paket Vaksin Premarital untuk Pria di Vaxine Care?
| Paket | Vaksin Utama | Biaya |
|---|---|---|
| Basic | HPV, MMR | Rp 5.115.000 |
| Premium | HPV, MMR, Boostrix (Tdap) | Rp 5.750.000 |
| Optima | HPV, MMR, Boostrix, tambahan lain | Rp 7.955.000 |
| Ultimate | Paket paling lengkap | Rp 8.450.000 |
Semua paket sudah mencakup biaya vaksin, jasa dokter, transportasi, dan administrasi.
Layanan dapat dilakukan di rumah Anda di area Jabodetabek, dengan jadwal mulai H+3 setelah pemesanan dikonfirmasi.
Masih bingung memilih paket yang paling sesuai? Anda dapat melihat informasi lengkapnya di halaman Vaksinasi Premarital, atau berkonsultasi terlebih dahulu dengan tim Vaxine Care melalui WhatsApp untuk mendapatkan rekomendasi paket sesuai kebutuhan Anda dan pasangan.
Baca Juga:
- Calon Pasutri Penting dapatkan Vaksin Pranikah! Ini 3 Jenisnya, untuk gambaran vaksin pranikah bagi pasangan secara umum.
- Pria Harus di Vaksin HPV! Ini Alasannya, kalau Anda ingin penjelasan lebih dalam soal HPV khusus untuk pria.
Reference:
- VOI, diakses pada Maret 2024, Types Of Vaccine Before Marriage For Male And Female Bride Candidates
- Mayo Clinic, diakses pada Maret 2024, HPV vaccine: Who needs it, how it works
Ditulis oleh Adella Amalia, ditinjau oleh,
Ditinjau oleh:
Tayang: 25 Maret 2024 | Diperbarui: 30 Juli 2026






