Vaksin HPV setelah menikah tetap boleh dan tetap dianjurkan. Menikah atau sudah aktif secara seksual bukan berarti sudah terlambat untuk mendapatkan vaksin HPV.
Vaksin ini tetap dapat membantu melindungi dari tipe HPV yang belum pernah menginfeksi tubuh, dan dapat diberikan hingga usia 45 tahun selama tidak sedang hamil.
Menurut dr. Patricia Vina Suriani, dokter di Klinik Vaxine Care, vaksin HPV tetap bermanfaat meski diberikan setelah menikah. “Perlindungan vaksin memang paling tinggi jika diberikan sebelum seseorang aktif secara seksual. Namun, setelah menikah pun vaksin masih dapat membantu melindungi dari tipe HPV yang belum pernah menginfeksi tubuh,” jelasnya.
Efektivitas Vaksin HPV Setelah Menikah
Efektivitas vaksin HPV memang bisa berkurang setelah seseorang aktif secara seksual, terutama jika sudah pernah terpapar salah satu tipe HPV. Meski begitu, vaksin tetap dapat memberikan perlindungan terhadap tipe HPV lain yang belum menginfeksi tubuh.
Pada orang yang hanya memiliki satu pasangan seksual, manfaat vaksin umumnya masih lebih optimal dibandingkan mereka yang memiliki riwayat lebih dari satu pasangan seksual.
Apakah Vaksin HPV Boleh Setelah Menikah?
Boleh. Status pernikahan bukan menjadi batasan untuk mendapatkan vaksin HPV. Namun, ada beberapa kondisi yang perlu diperhatikan sebelum vaksin diberikan, yaitu:
- Tidak diberikan pada wanita yang sedang hamil.
- Sebaiknya ditunda jika sedang mengalami demam tinggi atau infeksi akut.
Apakah Perlu Pap Smear atau Tes HPV Dulu Sebelum Vaksin?
Tidak perlu. Pap smear maupun tes HPV bukan pemeriksaan yang wajib dilakukan sebelum vaksinasi HPV. Jadi, Anda tidak perlu menunda vaksin hanya karena belum menjalani salah satu pemeriksaan tersebut.
Menurut dr. Patricia Vina Suriani, “Tidak ada pemeriksaan khusus yang wajib dilakukan sebelum vaksin HPV. Namun, bagi wanita yang sudah aktif secara seksual, dokter biasanya tetap menyarankan menjalani skrining kanker serviks, seperti Pap smear atau tes HPV, sesuai usia dan rekomendasi. Pemeriksaan ini bukan syarat untuk vaksin, melainkan bagian dari upaya menjaga kesehatan serviks.”
Dengan kata lain, skrining dan vaksinasi memiliki tujuan yang berbeda. Skrining dilakukan untuk mendeteksi adanya perubahan atau kelainan pada serviks, sedangkan vaksin bertujuan membantu mencegah infeksi HPV. Keduanya saling melengkapi, bukan saling menggantikan, dan tidak perlu menunggu satu sama lain.
Saya Sudah Menikah, Masih Ada Gunanya Vaksin HPV?
Ini adalah salah satu pertanyaan yang paling sering diajukan pasien kepada dokter. Jawabannya, masih ada manfaatnya.
Menurut dr. Patricia Vina Suriani, vaksin HPV memang tidak dapat mengobati infeksi HPV yang sudah ada di dalam tubuh. Namun, vaksin tetap bisa membantu melindungi dari tipe HPV lain yang belum pernah menginfeksi. Mengingat HPV memiliki banyak tipe, terpapar satu tipe bukan berarti Anda sudah kebal atau pernah terpapar semua tipe HPV.
Vaksin HPV Bisa Sampai Umur Berapa?
Vaksin HPV dapat diberikan mulai usia 9 tahun dan masih bisa diberikan hingga usia 45 tahun, setelah melalui evaluasi dokter. Jumlah dosis yang dibutuhkan bergantung pada usia saat memulai vaksinasi.
| Kelompok Usia | Jumlah Dosis | Jadwal Pemberian |
|---|---|---|
| 9–13 tahun | 2 dosis | Bulan ke-0 dan ke-6 |
| Di atas 13 tahun hingga dewasa | 3 dosis | Bulan ke-0, ke-2, dan ke-6 |
| Mendekati usia 45 tahun | 3 dosis | Bulan ke-0, ke-2, dan ke-6, setelah evaluasi dokter |
Berapa Biaya Vaksin HPV di Vaxine Care?
| Pilihan | Biaya |
|---|---|
| Satu dosis (harga promo) | Rp 2.350.000 |
| Satu dosis (harga normal) | Rp 2.500.000 |
| Paket 3 dosis lengkap | Rp 6.699.000 |
Harga sudah termasuk jasa dokter dan transportasi untuk layanan ke rumah di area Jabodetabek.
Di Mana Bisa Vaksin HPV Setelah Menikah di Jakarta?
Klinik Vaxine Care melayani vaksinasi HPV langsung di rumah Anda, mencakup area Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi, dilakukan oleh dokter berlisensi tanpa perlu ke klinik.
Ingin konsultasi dulu soal riwayat kesehatan Anda sebelum vaksinasi HPV? Lihat detail lengkap di halaman Vaksin HPV Nonavalen Gardasil 9 atau tanya langsung via WhatsApp.
Baca Juga:
- Suntik Tetanus Sebelum Menikah: Wajib atau Tidak, dan Biayanya, kalau Anda atau pasangan belum vaksin tetanus.
- Bukan Cuma Wanita, Ini 4 Vaksin Pria Sebelum Menikah, untuk cek apakah suami atau pasangan Anda juga sudah lengkap vaksinnya.
- 3 Manfaat Vaksin HPV untuk Anak dan Dewasa, untuk gambaran manfaat vaksin HPV secara umum di luar konteks setelah menikah.
- Kenali Pengertian, Prosedur, Dosis, dan Jarak Vaksin HPV, kalau Anda ingin penjelasan dasar soal vaksin HPV sebelum baca artikel ini.
Tayang: 4 Maret 2024 | Diperbarui: 28 Juli 2026
Sumber referensi:
- Center for Disease Control and Prevention: HPV Vaccine
- Mayo Clinic: HPV vaccine: Who needs it, how it works
Artikel telah ditinjau oleh:







