Apakah orang dewasa bisa terserang Flu Singapura? Secara medis, kondisi ini memang lebih sering terjadi pada anak-anak, namun orang dewasa tetap berisiko terinfeksi. Ciri-ciri Flu Singapura pada orang dewasa juga harus segera dideteksi.
Dilansir dari Medical News Today, deteksi dini gejala Flu Singapura pada orang dewasa penting dilakukan agar penanganan suportif dapat diberikan lebih cepat dan risiko komplikasi dapat ditekan.
Deteksi gejala Flu Singapura dengan cepat juga bisa dilakukan sebagai upaya mencegah penularannya ke orang di sekitar.
Ciri-ciri Flu Singapura pada Orang Dewasa
Flu Singapura merupakan penyakit infeksi menular yang disebabkan oleh virus Coxsackievirus strain A16 dan dikenal secara medis sebagai hand, foot, and mouth disease (HFMD).
Selain itu, Flu Singapura dengan gejala lebih berat pada orang dewasa juga dapat disebabkan oleh infeksi virus Coxsackievirus A6 ataupun enterovirus 71 (EV-A71).
Baca Juga: Apa Perbedaan Flu Singapura dan Flu Biasa
1. Gejala Flu Singapura
Orang dewasa yang terkena infeksi virus tersebut akan menunjukkan gejala gangguan kesehatan. Gejala penyakit ini memang menyerupai ciri penyakit influenza biasa. Namun, gejala Flu Singapura akan semakin parah dan menunjukkan ciri tertentu.
Berikut ini beberapa ciri-ciri Flu Singapura pada orang dewasa, yaitu:
- Demam tinggi hingga lebih dari 37 derajat Celcius.
- Sakit kepala dan pusing.
- Munculnya sariawan pada area mulut.
- Sakit tenggorokan hingga kesulitan menelan.
- Muncul ruam merah di tangan, kaki, pantat, selangkangan, dan area tubuh lainnya.
- Ruam atau bintik merah terasa gatal dan nyeri ketika disentuh bahkan bisa menimbulkan luka.
Gejala awal Flu Singapura berawal dari demam, nafsu makan berkurang, batuk, hingga sakit tenggorokan. Gejala awal penyakit ini biasanya akan dirasakan sejak awal infeksi hingga tiga atau lima hari.
Kemudian, bintik merah dan sariawan pada mulut akan muncul dan bertahan hingga satu minggu. Bintik merah dan sariawan tersebut akan terasa sangat nyeri, hingga membuat Anda kesulitan minum, makan, bahkan menelan.
Setelah satu atau dua hari, maka bintik dan ruam merah juga akan muncul di bagian-bagian tubuh lainnya. Misalnya, tangan, kaki, pantat, selangkangan, dan area tubuh lain. Ruam merah tersebut akan bertahan hingga 10 hari kemudian berubah menjadi melepuh dan bisa menimbulkan luka.
2. Pengobatan Gejala Flu Singapura
Gejala Flu Singapura pada orang dewasa dalam kasus tertentu dapat berkembang menjadi komplikasi yang lebih serius, meskipun kondisi ini relatif jarang.
Misalnya, radang selaput otak, kelumpuhan, dehidrasi parah, dan lain sebagainya. Oleh karena itu, sangat penting untuk melakukan tindakan pengobatan lebih cepat.
Apa yang harus dilakukan jika terkena Flu Singapura? Ketika menunjukkan gejala Flu Singapura, maka lebih baik langsung memeriksakan diri ke dokter. Nantinya, dokter akan memberikan resep obat Flu Singapura pada orang dewasa.
Jenis obat yang diberikan biasanya ada dua macam, yaitu obat tablet untuk diminum dan obat oles seperti salep untuk meredakan gatal pada ruam-ruam merah.
Jika gejala yang ditimbulkan tidak terlalu parah, maka Anda bisa melakukan perawatan mandiri di rumah.
Namun, apabila muncul tanda bahaya seperti demam tinggi lebih dari tiga hari, kejang, sesak napas, muntah terus-menerus, atau tanda dehidrasi berat, segera cari pertolongan medis darurat.
Berapa Lama Flu Singapura pada Orang Dewasa Bisa Sembuh?
Ciri-ciri Flu Singapura pada orang dewasa akan muncul pada tahap awal infeksi virus. Setelah satu hingga dua hari virus menyerang, maka akan timbul ruam-ruam merah di tubuh. Misalnya, ruam merah pada tangan, kaki, mulut, lidah, selangkangan, dan bagian tubuh lainnya.
Ruam merah akan melepuh dan terasa gatal bahkan hingga 10 hari. Orang dewasa yang menderita Flu Singapura dapat sembuh setelah tujuh hingga sepuluh hari menjalani perawatan. Namun, lama Flu Singapura pada orang dewasa tetap tergantung kondisi kesehatan pasien tersebut.
Pada individu dengan daya tahan tubuh lemah atau penyakit penyerta tertentu, proses pemulihan dapat berlangsung lebih lama dan memerlukan pemantauan medis.
Oleh karena itu, lebih baik melakukan perawatan secara intensif sambil mengkonsumsi obat yang diberikan dokter sesuai resep. Pastikan untuk makan makanan bergizi dan minum air mineral lebih banyak agar tidak dehidrasi.
Tujuannya untuk memberikan tenaga dan memperkuat daya tahan tubuh agar mampu melawan virus penyebab Flu Singapura.
Bagaimana Penularan Flu Singapura pada Orang Dewasa?
Anda bisa menderita penyakit Flu Singapura akibat infeksi virus secara langsung ataupun tertular dari orang lain. Penularan virus Flu Singapura dapat terjadi karena kontak langsung seperti bersentuhan kulit dengan penderita.
Selain itu, penularan Flu Singapura juga bisa berasal dari cairan air liur penderita. Anda juga bisa tertular Flu Singapura akibat bersentuhan dengan benda-benda yang terkontaminasi virus.
Penularan Flu Singapura dapat ditekan dengan melakukan berbagai upaya pencegahan yang direkomendasikan secara medis. Misalnya, menghindari kontak langsung dengan penderita, rajin mencuci tangan, hingga melakukan vaksinasi rutin di Klinik Vaxine Care.
Penularan juga dapat dicegah jika penderita Flu Singapura melakukan isolasi diri hingga dinyatakan membaik dan tidak lagi menularkan virus berdasarkan evaluasi medis. Isolasi diri juga sangat penting untuk membantu proses penyembuhan penderita Flu Singapura.
Jika Anda membutuhkan vaksin flu Singapura (HFMD) di daerah Jabodetabek, segera hubungi Vaxine Care. Kami menyediakan layanan vaksin home service yang dapat memudahkan Anda.
Baca Juga: Waspadai Penularan Flu Singapura di Sekolah!
Referensi:
Medical News Today, diakses pada November 2024, Can adults get hand, foot, and mouth disease?
Artikel ini telah ditinjau oleh:




