Banyak orang tua datang ke Vaxine Care dengan pertanyaan:
“Anak saya sehat-sehat saja, perlu nggak sih vaksin JE?”
“Kapan anak harus mulai vaksin Japanese Encephalitis?”
Pertanyaan ini wajar, karena Japanese Encephalitis (JE) memang bukan penyakit yang umum terdengar, namun sangat berbahaya. Oleh karena itu, edukasi mengenai kapan anak perlu vaksin JE merupakan langkah awal perlindungan yang tepat.
Siapa yang Paling Rentan?
Dilansir dari the Brazilian Journal of Infectious Diseases, Anak-anak merupakan kelompok paling rentan terhadap infeksi JE. Aktivitas bermain di luar rumah, terutama di daerah berisiko tinggi, membuat mereka mudah terpapar nyamuk pembawa virus.
Daerah endemis JE di Indonesia:
- Bali
- NTB (Nusa Tenggara Barat)
- NTT (Nusa Tenggara Timur)
- Kalimantan
- Sulawesi
- Beberapa wilayah Jawa dan Sumatera, terutama area pertanian atau pedesaan
Jika Anda tinggal atau akan bepergian ke daerah tersebut, vaksin JE sangat disarankan untuk anak-anak sebagai bentuk perlindungan awal.
Kapan Anak Perlu Vaksin JE?
Rekomendasi Usia:
Berdasarkan rekomendasi WHO dan Kementerian Kesehatan RI, vaksin JE dapat diberikan mulai usia: 9 bulan ke atas
Dosis pertama diberikan di usia 9 bulan hingga 1 tahun, dengan dosis booster dilakukan 12–24 bulan kemudian, tergantung jenis vaksin dan saran dari dokter.
Kapan Anak Sebaiknya Divaksin?
Anak disarankan untuk vaksin JE jika:
- Akan melakukan perjalanan ke daerah endemis JE.
- Tinggal secara permanen di wilayah endemis.
- Berusia 9 bulan ke atas dan ingin pencegahan dini.
- Terdaftar dalam program imunisasi nasional di provinsi tertentu.
- Terjadi peningkatan kasus JE di lingkungan sekitar.
Semakin dini anak divaksin, semakin baik perlindungannya terhadap virus ini.
Baca Juga: Fakta atau Mitos: Vaksin Japanese Encephalitis Cegah Radang Otak?
Jadwal Vaksin JE untuk Anak
Jenis vaksin yang digunakan:
- Vaksin inaktif strain SA14-14-2 (umum digunakan di Asia)
- Dosis diberikan secara intramuskular (biasanya di paha untuk bayi, lengan atas untuk anak lebih besar)
Jadwal umum:
- Dosis pertama: usia ≥9 bulan
- Booster: 12–24 bulan setelah dosis pertama
Dokter akan melakukan pemeriksaan awal sebelum vaksinasi, termasuk pengecekan suhu, tekanan darah, dan kondisi kesehatan anak secara umum untuk memastikan keamanan.
Efek Samping dan Keamanan Vaksin JE
Apakah vaksin JE aman untuk anak?
Ya, vaksin ini sudah digunakan secara luas di berbagai negara Asia dan terbukti aman.
Efek samping ringan yang mungkin muncul:
- Demam ringan selama 1–2 hari
- Kemerahan atau nyeri di area suntikan
- Anak menjadi sedikit rewel setelah vaksin
Efek samping ini sangat wajar dan umumnya hilang tanpa pengobatan. Risiko efek samping berat sangat rendah dibanding risiko komplikasi dari infeksi JE.
“Kami selalu melakukan pemeriksaan awal terlebih dahulu sebelum menyuntik anak, termasuk suhu tubuh, tekanan darah, dan riwayat alergi,” ujar dr. Jane dari Vaxine Care.
Vaksin JE untuk Anak Sebelum Liburan
Liburan keluarga ke daerah tropis seperti Bali, Lombok, atau Labuan Bajo menjadi momen yang menyenangkan. Namun, jika destinasi termasuk dalam daerah endemis JE, sebaiknya lakukan vaksinasi sebelum berangkat.
Tips:
🗓️ Lakukan vaksinasi JE minimal 2 minggu sebelum keberangkatan agar imun tubuh memiliki waktu membentuk antibodi yang optimal.
🎯 Anak yang divaksin lebih siap secara kesehatan saat bepergian ke daerah risiko tinggi.
Selain vaksinasi, orang tua juga disarankan membawa kelambu, obat nyamuk, dan pakaian tertutup sebagai perlindungan tambahan.
Edukasi Lanjutan: Apa Bedanya dengan Vaksin Meningitis?
Beberapa orang tua kerap bingung antara vaksin JE dan vaksin meningitis karena sama-sama berhubungan dengan radang otak. Padahal keduanya sangat berbeda:
| Aspek | Vaksin JE | Vaksin Meningitis |
| Menangkal virus | Japanese Encephalitis virus | Bakteri Neisseria meningitidis, Hib, dll |
| Target geografis | Asia dan Pasifik | Global, terutama untuk haji/umrah, asrama, kampus |
| Gejala yang dicegah | Radang otak (ensefalitis) | Radang selaput otak (meningitis) |
| Dosis | 1 dosis + booster | Bergantung jenis vaksin |
Jika anak Anda memiliki risiko terkena kedua jenis penyakit ini, vaksinasi ganda bisa diberikan dengan jarak yang disesuaikan oleh dokter.
Baca Juga: Ini Perbedaan Encephalitis dan Meningitis, Jangan Sampai Keliru!
Di Mana Bisa Vaksin JE untuk Anak?
Vaxine Care menyediakan layanan vaksin Japanese Encephalitis untuk anak-anak dan dewasa, dengan opsi home service yang aman dan praktis:
✅ Vaksin diberikan langsung oleh dokter berpengalaman
✅ Pemeriksaan awal lengkap (berat badan, suhu, tensi)
✅ Home service tanpa biaya tambahan
✅ Area layanan: Jakarta, Bekasi, Depok, Tangerang, Bogor
✅ Vaksin bersertifikasi dan aman untuk anak-anak
Cara Booking Vaksin JE di Vaxine Care
Booking vaksin bisa dilakukan dengan mudah:
- Kunjungi situs vaxinecare.com
- Atau langsung klik link WhatsApp admin
- Pilih waktu dan lokasi home service
- Dokter akan datang ke rumah Anda sesuai jadwal
Tidak perlu antre, tidak perlu repot—cukup tunggu dari rumah dengan tenang.
Kesimpulan: Jangan Tunggu Anak Terkena Risiko
Vaksin Japanese Encephalitis adalah langkah perlindungan penting untuk anak yang tinggal atau bepergian ke daerah berisiko tinggi.
Dengan jadwal vaksinasi yang mudah dan layanan homecare dari Vaxine Care, orang tua bisa memberikan perlindungan maksimal bagi buah hati mereka.
Yuk, jadwalkan vaksin JE untuk anak Anda hari ini di Vaxine Care. Lindungi sejak dini, agar tenang kemudian.
Referensi:
The Brazilian Journal of Infectious Diseases, diakses pada Juni 2025, Japanese encephalitis: a review of the Indian perspective
Artikel telah ditinjau oleh:





