Liburan seharusnya menjadi momen menyegarkan tubuh dan pikiran. Tapi anehnya, setelah kembali ke rutinitas, justru banyak orang merasa lesu, pusing, hingga mudah sakit. Kondisi ini dikenal sebagai post-holiday fatigue, dan bisa menurunkan produktivitas jika tidak segera ditangani.
Kalau kamu merasa badan lemas setelah liburan, kamu tidak sendiri. Artikel ini akan membahas kenapa kondisi ini terjadi, apa saja penyebabnya, dan bagaimana cara memulihkan stamina dengan tepat.
Baca Juga: Immune Booster: Persiapan Wajib Sebelum Traveling
Kenapa Setelah Liburan Badan Terasa Drop?
Banyak orang mengira liburan akan otomatis mengisi ulang energi. Tapi nyatanya, liburan justru sering diisi dengan aktivitas fisik berlebih, jadwal padat, atau tidur yang kurang berkualitas. Tubuh pun tidak mendapatkan cukup waktu untuk benar-benar pulih.
Berikut beberapa alasan umum mengapa tubuh bisa terasa lebih lemas setelah liburan:
- Jet lag akibat perjalanan antar zona waktu
- Perubahan cuaca ekstrem
- Makan tidak teratur atau konsumsi makanan kurang sehat
- Kurang tidur atau tidur tidak nyenyak
- Terpapar virus dari tempat ramai (misalnya di bandara atau transportasi umum)
- Aktivitas fisik yang berlebihan selama liburan
- Mental drop karena harus kembali ke rutinitas pekerjaan
Hasilnya? Sistem imun melemah dan kamu jadi lebih mudah terserang flu, infeksi, atau kelelahan fisik berkelanjutan.
Penyebab Badan Lemas Setelah Liburan
Agar bisa menanganinya dengan efektif, penting untuk mengetahui penyebab utama dari kelelahan pasca-liburan. Ini dia penjelasannya:
1. Disregulasi Ritme Sirkadian
Saat liburan, jadwal tidur dan bangun cenderung kacau. Kegiatan malam, begadang, atau tidur terlalu lama mengganggu ritme sirkadian yang mengatur sistem tubuh.
Akibatnya, saat kembali ke rutinitas, tubuh terasa “kaget” dan sulit menyesuaikan.
2. Kurangnya Tidur Berkualitas
Hotel baru, tempat asing, atau terlalu banyak kegiatan bisa mengurangi kualitas tidur. Padahal tidur sangat penting untuk regenerasi sel dan pemulihan energi.
3. Overaktivitas Fisik
Meskipun menyenangkan, berjalan jauh saat city tour, mendaki, atau berenang berjam-jam bisa menyebabkan kelelahan otot dan penumpukan asam laktat jika tidak diimbangi pemulihan.
4. Paparan Patogen Baru
Perjalanan ke daerah baru meningkatkan paparan terhadap bakteri dan virus yang tidak dikenali tubuh, seperti virus superflu. Tubuh pun lebih rentan jatuh sakit pasca-liburan.
Baca Juga: Apa Itu Superflu? Waspadai Gejalanya!
5. Dehidrasi dan Nutrisi Buruk
Sering kali saat liburan, kita lupa minum cukup air dan malah lebih sering mengonsumsi makanan tinggi lemak, gula, dan garam. Kombinasi ini bisa menurunkan fungsi sistem imun.
6. Stres Psikologis Setelah Liburan
Ternyata post-holiday blues itu nyata. Perasaan enggan kembali bekerja, beban pekerjaan yang menumpuk, dan transisi mendadak dari rileks ke produktif bisa menyebabkan stres mental yang menekan sistem kekebalan.
Cara Mengembalikan Stamina Setelah Liburan
Jangan panik jika kamu merasa tidak fit setelah liburan. Beberapa langkah sederhana berikut bisa membantu tubuh kembali bertenaga:
1. Kembali ke Rutinitas Sehat secara Bertahap
Jangan langsung memaksakan tubuh kembali ke pola 100% kerja. Beri waktu untuk transisi: mulai dengan jadwal bangun dan tidur yang konsisten, makan teratur, serta aktivitas ringan seperti stretching pagi.
2. Perbanyak Konsumsi Makanan Bernutrisi
Fokus pada makanan kaya vitamin dan mineral untuk mendukung pemulihan tubuh. Beberapa nutrisi penting:
- Vitamin C dan E: antioksidan kuat untuk memperbaiki sel rusak
- Zinc dan Magnesium: membantu metabolisme energi
- Probiotik: bantu pemulihan pencernaan
3. Cukupi Hidrasi
Minum air putih 8 gelas sehari membantu mengeluarkan racun dan menjaga energi tetap stabil.
4. Aktivitas Fisik Ringan
Cobalah berjalan pagi, yoga, atau peregangan. Ini membantu sirkulasi darah kembali lancar dan otot tidak kaku.
5. Recovery Booster: Solusi Cepat dan Efektif
Jika kamu merasa pemulihan terlalu lambat, kamu bisa mempertimbangkan Recovery Booster dari Vaxine Care.
Apa itu Recovery Booster?
Ini adalah layanan suntik vitamin yang dirancang khusus untuk membantu tubuh pulih lebih cepat setelah kelelahan atau perjalanan jauh. Kandungannya meliputi vitamin B kompleks, vitamin C, mineral, dan antioksidan yang bisa:
- Meningkatkan metabolisme tubuh
- Meringankan nyeri otot dan kelelahan
- Menstabilkan sistem kekebalan
- Mengembalikan fokus dan energi
Layanannya bisa dilakukan di rumah oleh dokter Vaxine Care tanpa biaya kunjungan tambahan. Cocok untuk kamu yang ingin pemulihan tanpa perlu antre ke klinik.
Kapan Harus Waspada?
Jika badan lemas setelah liburan disertai gejala lain seperti:
- Demam tinggi
- Mual muntah terus menerus
- Nyeri otot berat
- Tidak nafsu makan lebih dari 3 hari
- Batuk pilek yang tidak membaik
Segera konsultasi dengan tenaga medis. Bisa jadi tubuh sedang melawan infeksi atau mengalami penurunan daya tahan secara signifikan.
Baca Juga: Tips Sehat dan Aman Saat Solo Traveling
Pulih Lebih Cepat, Aktif Lebih Cepat!
Liburan seharusnya jadi energi baru, bukan malah bikin kamu tumbang. Jika kamu merasa badan lemas setelah liburan, jangan abaikan sinyal dari tubuh.
Mulailah dengan pola hidup sehat, konsumsi makanan bernutrisi, dan pertimbangkan solusi cepat seperti suntik Recovery Booster dari Vaxine Care.
Referensi:
- Progressive Medical Centre, diakses pada Januari 2026, Post-Vacation Fatigue? Here’s How to Reboot Your Body After Travel
- Health Matters, diakses pada Januari 2026, How to Protect Against the “Super Flu”
Artikel telah ditinjau oleh:





