Penting! 8 Fungsi Vaksin Meningitis untuk Jamaah Haji dan Umroh

Fungsi Vaksin Meningitis Jamaah Haji dan Umroh Vaxine Care

Imunisasi dan vaksin diberikan kepada manusia dengan tujuan melindungi tubuh dari ancaman bakteri dan virus. Salah satu vaksin yang bisa diberikan kepada manusia adalah meningitis. Apa fungsi vaksin meningitis dan kepada siapa vaksin ini harus diberikan?

Meningitis sendiri merupakan suatu penyakit yang disebabkan oleh inflamasi atau peradangan di bagian selaput otak. Selaput yang bernama meningen menjadi pelindung dan menyelimuti saraf tulang belakang serta otak. Radang pada selaput otak ini seringkali sulit untuk dikenali.

Gejala awal yang muncul mirip dengan flu, sakit kepala, atau demam. Meningitis bisa disebabkan oleh bakteri, jamur, dan virus. Tapi ada juga penyebab lainnya, seperti lupus, penyakit sistemik, hingga reaksi imunologi. Vaksin diperlukan untuk melindungi diri dari bakteri penyebab meningitis.

Baca Juga: Pentingnya Vaksin Meningitis Anak, beserta Anjuran Dosisnya

Pengertian dan Manfaat Vaksin Meningitis

Vaksin meningitis merupakan suatu vaksin yang dirancang untuk melindungi tubuh sehingga 4 jenis bakteri yang menyebabkan meningitis tidak bisa menyerang tubuh. Tanpa vaksin, bakteri lebih mudah masuk dan mengakibatkan infeksi.

Masalahnya, meningitis bisa menyebabkan berbagai masalah lainnya, seperti pneumonia, infeksi darah, dan sebagainya. Dalam vaksin meningitis terdapat suatu kandungan antigen. Yaitu suatu zat yang bisa merangsang sistem kekebalan tubuh untuk kemudian membentuk suatu antibodi.

Antibodi itulah yang nantinya akan melawan bakteri yang menyebabkan penyakit meningitis. Vaksin untuk meningitis sendiri hadir dalam dua jenis. Jenis yang pertama adalah menACWY dan jenis yang kedua adalah menB. Keduanya mampu melindungi tubuh dari bakteri Neisseria meningitidis.

Pengobatan untuk Penyakit Meningitis

Sebelum mencari tahu pengobatan untuk penyakit meningitis, ketahui dulu tiga jenis penyakit meningitis yang saat ini membahayakan kesehatan manusia. Dengan memahami semua jenisnya, Anda bisa mengetahui pengobatan terbaik yang tersedia.

1. Meningitis Bakteri

Merupakan kondisi meningitis yang pengobatannya melibatkan konsumsi antibiotik. Atau bisa juga menggunakan kortikosteroid yang akan membunuh bakteri yang mengakibatkan meningitis.

2. Meningitis Virus

Merupakan kondisi meningitis yang bisa pulih sendiri. Tapi jika kondisinya parah, maka diperlukan pengobatan menggunakan obat golongan antiviral. Kemudian pengobatan juga perlu disertai dengan konsumsi banyak air putih dan istirahat yang cukup.

3. Meningitis Jamur

Yang terakhir adalah peradangan karena jamur. Kondisi meningitis yang satu ini bisa diobati dengan mengkonsumsi obat antijamur yang disertai dengan gaya hidup sehat dan istirahat yang cukup.

Berbagai Fungsi Vaksin Meningitis

Seperti yang sempat disinggung di atas, vaksin meningitis punya peranan yang sangat penting dalam membantu tubuh terlindungi dari bakteri yang menyebabkan meningitis. Tapi, siapa saja yang perlu mendapatkan vaksin ini?

1. Anak-anak

Anak-anak serta remaja lebih rentan terserang berbagai penyakit yang disebabkan oleh bakteri, virus, serta jamur. CDC atau Centers for Disease Control and Prevention menyarankan vaksin meningitis untuk anak berusia 11 sampai 12 tahun. Selanjutnya, vaksin booster juga perlu diberikan.

Pemberian vaksin booster sebaiknya dilakukan saat anak berusia 16 tahun. Tapi vaksin booster tidak perlu diberikan kalau anak baru menerima vaksin meningitis yang pertama di usia 16 tahun.

2. Penderita Penyakit Sistem Imun

Orang yang menderita HIV atau penyakit sistem imun yang lainnya tidak mempunyai sistem kekebalan tubuh yang cukup kuat untuk melindungi diri dari bakteri yang menyebabkan meningitis. Kegunaan vaksin meningitis adalah untuk membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh tersebut.

3. Orang yang mempunyai masalah limpa

Orang yang mengalami kerusakan limpa atau bahkan tidak mempunyai limpa sebaiknya juga menerima vaksin meningitis. Kenapa? Peranan limpa, yang merupakan bagian dari sistem limfatik atau getah bening, sangat penting.

Selain menyaring sel darah merah yang mengalami kerusakan, limpa juga bisa menjaga sistem kekebalan tubuh. Kalau limpa tidak ada atau mengalami kerusakan, maka sistem kekebalan tubuh tidak akan mampu melindungi tubuh dari segala ancaman yang berasal dari luar.

Maka vaksin meningitis perlu diberikan untuk membantu tubuh mendapatkan sistem kekebalan sehingga tubuh bisa tetap aman dari bakteri maupun virus yang akan menyebabkan meningitis.

4. Tenaga kesehatan

Para tenaga kesehatan yang punya resiko tinggi terkena paparan kuman yang mengakibatkan meningitis juga wajib mendapatkan vaksin meningitis. Petugas laboratorium, perawat, dan dokter misalnya, mudah tertular meningitis sehingga perlu menerima vaksin.

5. Tinggal di Area Endemis

Meningitis merupakan penyakit yang sifatnya endemis dan bisa berkembang dengan sangat cepat. Resiko penularannya bisa meningkat tajam jika ada banyak orang yang datang dari berbagai daerah lain yang masih aman. Bagi yang tinggal di area endemis, vaksin meningitis merupakan vaksin wajib.

Orang yang tidak tinggal di area endemis tapi akan mengadakan perjalanan ke daerah tersebut juga sebaiknya mendapatkan vaksin meningitis. Fungsi vaksin meningitis yang diberikan sebelum berangkat adalah membuat tubuh lebih siap saat akhirnya tiba di daerah endemis.

Vaksin untuk Meningitis Jamaah Haji dan Umroh

Jamaah yang akan berangkat ibadah umroh atau haji biasanya akan diwajibkan untuk menerima vaksin meningitis sebelum keberangkatan. Setelah mendapatkan vaksin haji atau vaksin meningitis, jamaah boleh berangkat ke Arab Saudi. Vaksin harus dilakukan minimal 10 hari sebelum tiba di Arab Saudi.

World Health Organization menyatakan bahwa Arab Saudi adalah area dengan Yellow Fever Risk. Artinya, wilayah ini mempunyai potensi tinggi menularkan meningitis atau demam kuning pada orang yang ada di sana. Vaksin akan melindungi jamaah dari meningitis selama 3 tahun.

Selain itu, vaksin meningitis juga bisa mencegah terjadinya penularan dari jamaah haji yang berangkat ke Arab Saudi ke orang-orang yang ada di tanah air. Tapi, mendapatkan vaksin saja tidak cukup. Ada berbagai hal lain yang wajib dilakukan agar terlindung dari meningitis selama ibadah di Arab Saudi.

Tetap Sehat Selama Haji

Ada banyak hal yang bisa menunjang kesehatan jamaah selama berada di Arab Saudi. Selain mendapatkan vaksin yang diperlukan, jamaah juga perlu memastikan untuk tidak melewatkan beberapa hal berikut ini:

  • Mengkonsumsi obat sesuai dengan penyakit yang sedang diderita oleh jamaah.
  • Memeriksakan kondisi kesehatan secara teratur sebelum berangkat ke Arab Saudi.
  • Melakukan peregangan yang sederhana pada sendi dan otak.
  • Mengkonsumsi makanan yang mempunyai gizi yang seimbang.
  • Minum setidaknya 8 gelas atau 2 liter air putih setiap harinya.
  • Menjaga gaya hidup tetap sehat dengan menghindari rokok, istirahat yang cukup, rutin berjalan kaki, dan mengkonsumsi buah.

Selain itu, calon jamaah juga wajib mendapatkan vaksin meningitis dari sumber yang terpercaya, bukan dari sembarang sumber. Setelah vaksin, calon jamaah bisa mendapatkan buku kuning ICV yang bisa ditunjukkan saat akan berangkat ke Arab Saudi. Dimana bisa menemukan vaksin meningitis?

Vaksin Meningitis di Vaxine Care

Vaxine Care menyediakan paket vaksin meningitis ICV. Dalam paket ini, calon jamaah bisa mendapatkan jenis vaksin formening atau menivax, konsultasi dengan dokter, dan International Certificate of Vaccination. Kenapa vaksin di Vaxine Care?

Proses vaksin yang nyaman dan cepat merupakan kelebihan yang akan Anda nikmati di Vaxine Care. Setelah membuat janji temu maksimal 1 hari sebelumnya, proses vaksin akan lebih nyaman lagi karena tidak perlu mengantri lagi.

Baca Juga: 3 Vaksinasi Penting Sebelum Berangkat Umroh atau Naik Haji

Setelah mengetahui berbagai fungsi vaksin meningitis di atas, segera dapatkan vaksin meningitis terbaik bagi keluarga hanya di Vaxine Care. Lakukan reservasi vaksin meningitis di halaman kontak dan dapatkan informasi seputar vaksin lainnya di halaman blog Vaxine Care.

Artikel Lainnya